SOAL DAN PENYELESAIAN TEGANGAN DAN ARUS BOLAK-BALIK(1)

Soal dan Penyelesaian Fisika SMA - SOAL dan PENYELESAIAN TEGANGAN DAN ARUS ARUS BOLAK-BALIK, mencakup Arus dan tegangan efektif, rangkaian Induktor, rangkaian Kapasitor, rangkaian RLC seri dan rangkaian resonansi.

SOAL DAN PENYELESAIAN TEGANGAN DAN ARUS BOLAK-BALIK
1. Tegangan jaringan listrik PLN di rumah diukur dengan menggunakan voltmeter AC, maka nilai yang terukur adalah tegangan:
Jawaban Fisika dari Pak Dimpun:
Tegangan terukur adalah tegangan efektip.

2. Apabila jarum voltmeter AC menunjukkan angka 220 V, artinya tegangan bolak – balik yang diukur adalah:
Jawaban Fisika dari Pak Dimpun:
Volt meter AC menunjukkan 220 volt, berarti tegangan AC berubah antara -2202V dan +2202Volt

3. Sebuah induktor 50 mH dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik yang memiliki frekuensi sudut 300 rad/s. Besar reaktansi induktif adalah …
Jawaban Fisika dari Pak Dimpun:
Reaktansi Induktif:XL=ω.LXL=50.103.300XL=15Ω
4. Sebuah kapasitor dengan kapasitas 100πuF dihubungkan dengan tegangan arus bolak – balik 220 V, 50 Hz. Reaktansi kapasitif yang timbul pada kapasitor adalah:
Jawaban Fisika dari Pak Dimpun:
Reaktansi Kapasitip:XC=1ω.CXC=12.π.f.CXC=12.π.50.100π.106XC=100Ω
5. Rangkaian seri R-L dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik. Bila R = 80 ohm dan XL = 60 ohm serta arus yang mengalir dalam rangkaian 1 A, maka tegangan sumber adalah ….
Jawaban Fisika dari Pak Dimpun: V=i.ZV=i.R2+X2LV=1.802+602V=100V
6. Rangkaian seri RLC dengan R = 60 ohm, L = 120 mH, dan C = 5uF dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik yang memiliki frekuensi anguler 1000 rad/s. Impedansi rangkaian adalah ….
Jawaban Fisika dari Pak Dimpun: XL=ω.L=120.103.1000XL=120ΩXC=1ω.C=11000.5.106XC=200ΩZ=R2+(XLXC)2Z=602+(200120)2Z=100Ω
7. Sebuah rangkaian arus bolak – balik dihubungkan dengan sebuah hambatan murni. Bila tegangan maksimum 300 V dan arus yang mengalir I = 2 sin 100t A, maka nilai hambatan tersebut adalah ….
Jawaban Fisika dari Pak Dimpun: R=VmaxImaxR=3002=150Ω
bersambung ke: SOAL DAN PENYELESAIAN TEGANGAN DAN ARUS BOLAK-BALIK bagian-2