MOMENTUM LINIER DAN MOMENTUM SUDUT

MOMENTUM atau MOMENTUM LINIER



Momentum atau momentum linear adalah nilai gerak yang dimiliki oleh sebuah benda yang bergerak pada lintasan lurus. Tentu tidak tidak semua benda selalu bergerak sepanjang lintasan lurus, tetapi untuk membantu kita menganalisis gerakan benda kita menganggap setiap benda seolah-olah selalu bergerak sepanjang lintasan atau jalan yang lurus.
Setiap benda yang benda bergerak, pasti mempunyai momentum, apakah geraknya cepat atau lambat pasti memiliki momentum. Karena Momentum merupakan besaran vektor, maka selain mempunyai besar (nilai), momentum juga mempunyai arah.

Bagaimana menentukan arah vektor momentum? Gampang…, arah vektor momentum selalu sama dengan arah gerak benda. Bila benda bergerak ke kiri, arah vektor momentum ke kiri, benda bergerak ke atas maka arah vektor momentum ke atas, dan kalau benda bergerak ke kanan berarti arah vektor momentum adakah ke ……… (hebat, sudah paham rupanya).

Secara matematis, momentum sebuah benda merupakan hasil kali antara massa (m) benda itu dan kecepatan (v) geraknya dan dituliskan sebagai:
          p=m.v
Keterangan :
p =momentum
m = massa
v = kecepatan
Satuan Standar Internasional (SI) momentum adalah: kg.m/s dan dimensi [M][L][T]-1.

Persamaan momentum menunjukkan bahwa momentum (p) berbanding lurus atau sebanding dengan massa (m) dan kecepatan (v). Semakin besar kecepatan benda, semakin besar momentum benda tersebut. Demikian juga, semakin besar massa sebuah benda, momentum benda tersebut juga semakin besar.

MOMENTUM SUDUT atau MOMENTUM ANGULER

Jika momentum linear adalah momentum yang dimiliki oleh benda-benda yang bergerak pada lintasan lurus, maka momentum sudut merupakan momentum yang dimiliki oleh benda-benda yang melakukan melingkar atau gerak rotasi. Dikatakan sudut, karena ketika melakukan gerak rotasi, setiap benda mengitari sudut tertentu. Dalam hal ini, benda berputar terhadap poros alias sumbu rotasi.

Persamaan momentum sudut itu mirip dengan persamaan momentum linear. Untuk menurunkan persamaan momentum sudut, kita cukup menggantikan momentum (p) dengan momentum sudut (L), massa (m) dengan momen Inersia (I),kecepatan (v), dengan kecepatan sudut $\omega$ (omega). Tadaaaaa..simsalabim, jadilah rumus Momentum Sudut.
\[L=I.\omega\] Satuan momentum sudut adalah:kg m2/s.

 HUKUM KEKEKALAN MOMENTUM SUDUT

Hukum Kekekalan Momentum Sudut menyatakan bahwa : Jika Torsi total yang bekerja pada sebuah benda tegar sama dangan nol (0), maka momentum sudut benda tegar yang berotasi bernilai konstan. \[L_{1}=L_{2}\rightarrow I_{1}.\omega _{1}=I_{2}.\omega _{2}\] Hukum kekekalan momentum sudut merupakan salah satu hukum kekekalan yang penting dalam fisika. Secara matematis, pernyataan Hukum Kekekalan momentum Sudut dapat dibuktikan dengan persamaan Hukum II Newton untuk gerak rotasi terhadap momentum. 

Pernah lihat Penari Balet? Pemain akrobat, penerjun? Mereka mengaplikasikan Hukum Kekekalan momentum sudut.

Cari Artikel

50 SOAL JAWAB BERAGAM SOAL FISIKA bagian 2

Cara Cepat Pintar Fisika - Beberapa hari yang lalu, saya googling dan tertarik dengan sebuah judul artikel lalu membukanya. Saya dibawa ...